Selasa, 31 Januari 2012

Lima Rahasia Cantik ala Wanita Korea

SNSD's TaeYeon the most beautiful girl - Natural beauty
KECANTIKAN wanita Korea selalu membuat iri para wanita Asia lainnya. Jika ingin mendapatkan kecantikan dan kemulusan seperti mereka, rahasia berikut dapat Anda aplikasikan.

Wanita Korea tampak selalu memiliki wajah yang halus dan bersih. Tentu menjadi sebuah impian besar untuk memiliki hal yang sama seperti mereka. Untuk mendapatkan kemulusan dan kecantikan seperti yang Anda dambakan, K-popped.com, memberikan lima langkah yang dapat Anda lakukan demi kecantikan ala wanita Korea.

Double Cleansing


Secara menyeluruh bersihkan kulit Anda dengan make up remover dan pembersih sebelum tidur. Jangan pernah pergi tidur dengan masih ada make up di muka Anda.

Pernahkah kamu mendengar cleansing oil? Ini adalah minyak yang gampang dicuci dengan air yang dengan cepat menghapus semua riasan, lemak, dan kotoran yang ada di wajah. Salah satu merek yang sangat terkenal adalah Shu Uemura Cleansing Oil. Ini akan menghapus semua jejak riasan lembut namun efektif, serta jenis lain dari kotoran yang menyumbat pori-pori tetap memertahankan tingkat kealamian kulit

Massage & Mask


Facial
wajah adalah rahasia untuk kulit bersinar. Terapkan paket pijat atau krim dan pijat wajah Anda. Sebagai pilihan, Anda bahkan bisa menggunakan scrub yang lembut. Ini adalah olahraga untuk kulit Anda.

Facial
wajah dapat memerbaiki sirkulasi darah dan meredakan stres yang hebat. Pijat wajah bisa merangsang aliran oksigen dan nutrisi untuk meningkatkan elastisitas kulit Anda. Ketika suhu kulit meningkat, maka dapat membuka pori-pori dan mendorong keluar kotoran yang tertanam jauh di dalam kulit. Kulit Anda pun akan terlihat tampak lebih segar, lebih muda, dan bersinar setelah dipijat.

Lakukan facial wajah dalam rutinitas perawatan kecantikan Anda, minimal dua- tiga kali sepekan agar hasilnya terlihat.

Bagi mereka yang memiliki kulit berjerawat atau berminyak, berhati-hatilah karena pemijatan akan mengganggu kelenjar minyak dan meningkatkan sekresi minyak. Jadi, tahanlah diri Anda untuk memijat.

Sebagai ritual harian, Anda dapat mengoleskan masker pada wajah Anda. Ada banyak jenis masker di toko-toko yang dapat digunakan, namun dua masker yang paling penting adalah clarifying mask (membersihkan dalam kulit) dan moisture mask. Terapkan pemakaian masker satu-dua kali sepekan setelah pembersihan dan sebaiknya digunakan pada malam hari.

Tone


Beberapa orang mungkin berpikir bahwa toner tidak memiliki manfaat. Padahal, toner benar-benar dapat menghapus sel-sel kulit mati dan berfungsi sebagai pembersih. Karenanya, pilih toner yang cocok untuk jenis kulit Anda.

Essence
/serum

Essence
atau serum sangat ringan. Bentuknya yang cair dapat memberikan perawatan terbaik untuk memerbaiki masalah kulit. Essence lebih mudah diserap dan menembus ke dalam kulit Anda, serta lebih baik dari pelembap biasa. Untuk hasil terbaik, tunggu lima menit setelah memakai serum sebelum menggunakan pelembap Anda untuk penyerapan maksimal.

Moisturize


Pilih pelembap yang cocok untuk kulit Anda dan rajinlah menggunakannya. Tidak semua orang diberkati dengan kulit mulus, tetapi pelajarilah bahwa tidak peduli apapun jenis kulit yang dimiliki, Anda bisa membuatnya lebih baik dengan memberikan perhatian ekstra dengan rutinitas perawatan kulit.

Cr : Okezone
Photo : Be Myself

Kakak TaeYeon SNSD Tulis Pesan Menyentuh

WowKeren.com - Senin, 30 Januari, kakak kandung menulis sebuah pesan suportif untuk adiknya. Pesan yang isinya cukup menyentuh itu membuat para fans terharu.

Tulisan kakak Tae Yeon yang bernama Kim Ji Woon (25 tahun) ini banyak beredar di internet dengan judul "Kakak kandung Tae Yeon, tampan dan perhatian". Bersama tulisan itu, muncul foto kakak Tae Yeon yang mendapat banyak pujian dari fans. Wajah kakak Tae Yeon tampak masih sangat muda dan imut.

"Sejak SMP, kamu sudah begitu dewasa secara mental. Kamu bahkan bersikap seperti kakak perempuanku, punya niat jelas dan profesional," tulis Ji Woon. "Walau sekarang kamu hidup jauh dari rumah, tapi kamu selalu tenang dan santai. Prinsipmu yang tegak dan kepribadianmu yang supel akan selalu membuatku menundukkan kepalaku padamu (menghargai)."

"Aku percaya padamu 200 persen. Kamu adalah adik kecilku, jadi aku tahu kamu akan melakukan segalanya dengan baik," tulis Ji Woon. "Keluarga kita akan selalu ada untukmu. I love you."

Melihat isi pesan Ji Woon itu, banyak fans yang memuji keakraban Tae Yeon dan Ji Woon. "Dia tidak hanya tampan, tapi juga sangat perhatian dengan adiknya," komentar seorang netter. "Sekarang aku tahu kenapa Tae Yeon sangat bersemangat dan dicintai banyak orang". "Kuharap aku punya kakak seperti dia," komentar netter lainnya.

Berikut ini foto kakak Tae Yeon:











Cr : WowKeren

Follower Twitter Capai 1 Juta, Donghae Suju Panggang Kue

WowKeren.com - Tanggal 30 Januari menjadi hari membahagiakan bagi . Pertama, personil ini mencapai jumlah follower satu juta orang di Twitter. Kedua, Donghae berhasil membuat kue pertama buatannya sendiri.

Donghae mengunggah foto kue kreasinya itu di akun Twitternya, @donghae861015. "Aku membuat kue ini pertama kalinya," tweet Donghae dalam bahasa Inggris yang kemudian dilanjutkan dalam bahasa Korea.

"Aku akan menunjukkan kepada kalian kue yang indah dan lezat mulai sekarang," tulis Donghae. Namun untuk membuat kue itu, Donghae terlebih dulu mengikuti instruksi seorang ahli pastry.

Beberapa menit kemudian, Donghae kembali meng-update Twitter-nya. Kali ini Donghae mengaku sangat gembira karena jumlah pengikutnya di Twitter sudah mencapai satu juga lebih orang. Hingga tulisan ini dibuat, jumlah follower Donghae sebanyak 1.003.911 orang.

Untuk merayakannya, Donghae kembali mengunggah sebuah foto kue karyanya sendiri. Kali ini dia berpose dengan sang ahli pastry.

Berikut ini foto Donghae bersama instruktur pastry:


















Cr : WowKeren

Senin, 30 Januari 2012

Kyuhyun, Sang Idola yang Gemar Pergi ke Gereja !!

sudah lama?? iyap,, memang sudah lama... beritanya sudah 1 tahun lalu~ tapi,, saya sangat suka postingan ini :))


Kyuhyun adalah seorang salah satu maknae yang mempunyai fans yang banyak dan telah mendapatkan pupularitas di hati para penggemarnya. Super Junior membuat Asia menggila dengan lagu hit mereka seperti ‘Don’t Don’ dan Sorry Sorry.  Selain menjadi bagian dari Super Junior, baru2 ia juga telah menampilkan pesonanya dengan Super Junior M dan SM The Ballad dimana dia semakin populer di berbagai negara Asia seperti Jepang, Taiwan, Cina dan masih banyak lagi.

Aktingnya sebagai D’Artagnan dalam musikal “The Three Musketeers” juga menuai pujian walaupun itu adalah drama musikal pertamanya. Para fansnya bahkan mendukungnya dengan mengirimkan beras dan bukan karangan bunga seperti biasa ke Choongmo Art Hall dimana musikal tersebut dipentaskan. Tanggal 25 Januari Kyuhyun juga mengatakan akan mengirimkan lebih dari 2.000 kg beras untuk Gereja Gospel Seongbuk Yeouido dimana dia biasa menghadiri perayaan misa.

Kyuhyun merupakan jemaat dari Gereja Gospel Seongbuk Yeouido. Sejak kecil, dia sudah menjadi sukarelawan dengan bermain biola di kelas ansambel dan ketika SMP dia bermain klarinet. Ketika gereja tersebut terpisah di beberapa lokasi, Kyuhyun tetap menjadi jemaat di Gereja Gospel Seongbuk Yeouido.
Ibunya, Kim Hannah adalah pemimpin lingkungan untuk gereja selama 20 tahun dan dia telah menjadi sukarelawan untuk koor gereja selama 18 tahun. Sewaktu kecil Kyuhyun pernah menjuarai kompetisi menghafal alkitab. Dia juga mendapat penghargaan karena ia rajin menghadiri gereja. Dia adalah contoh anak yang patut diteladani dengan selalu bekerja keras namun tetap menjaga kepercayaannya, bahkan ia rajin berdoa di setiap perayaan misa hari Minggu.
“Bahkan ketika Saya sedang berada di luar negeri, saya akan selalu menyempatkan diri. Pikiran saya menjadi nyaman ketika saya membaca alkitab dan bermeditasi. Jika saya tidak bisa pergi ke gereja karena suatu hal, maka selama seminggu semua hal akan menjadi sulit bagi saya. Saya selalu berusaha untuk menghadiri perayaan misa di hari Minggu karena hal buruk akan terjadi dan saya merasa ada yang aneh jika tidak menghadiri perayaan misa.”
Dulu saat di SMA YeomKwang, ia adalah vokalis yang populer disekolahnya. Saat kelas 3 SMA, dia bahkan memenangkan medali emas untuk ’2005 Buddy Contest’ dan juga medali perunggu untuk ‘Chin Chin Young Adult Gayo Festival’ hingga para produser musik mulai tertarik dengannya. Ketika Kyuhyun lulus SMA, dia merupakan salah satu member yang bernyanyi untuk lagu pujian2 di gereja hingga di tahun yang sama pula, dia dikontrak dengan SM Entertainment dan bergabung dengan Super Junior di tahun 2006.
Lalu, dulu ia juga pernah mengalami kecelakaan dengan sejumlah member Super Junior lainnya,ketika kecelakaan terjadi, Kyuhyun sempat berlutut dan memanggil Tuhan. Dia mengaku, “Tuhan, Aku bersalah. Tolong maafkan saya. Terima kasih Tuhan” dan kemudian ia pingsan setelah dia menyelesaikan kalimatnya. Dia mengaku bahwa dia sempat melupakan Tuhan karena kesibukannya. Ketika keluarga dan fansnya mendengar kabar kecelakaan ini, mereka langsung ke gereja dan mendoakan Kyuhyun.

Ia mengatakan tentang kecelakaanya “Selama 3 bulan saya harus terbaring di rumah sakit dan itu saat yang sulit. Tapi saya menyerahkan semuanya pada Tuhan dan saya dapat lebih bersyukur pada Tuhan. Saya mendengarkan khotbah pastor Cho Yonggi dan menenangkan diri. Saat itu adalah saat dimana saya lebih mendekatkan diri pada Tuhan”
Ia melanjutkan “Saya pikir saya tidak takut akan apapun ketika berada di atas panggung karena Tuhan selalu bersama saya. Saya berdoa agar Tuhan selalu berada bersamaku dan juga agar para member selalu sehat.”
Kesibukannya bahkan tidak membuatnya lupa akan membaca alkitab “Saya membaca alkitab. Meskipun semua kata2nya penuh dengan kebaikan namun kata “kamu adalah garam di bumi yang menerangi dunia” itu kata yang paling memberikan saya kekuatan.”
Ia menambahkan “Selain kegiatan Super Junior, saya juga punya beberapa kegiatan individu. Saya ingin menantang diri sendiri dengan mencoba berbagai bidang lainnya dengan musikal. Saya ingin menjadi orang yang berpengaruh sehingga saya dapat menyebarkan ajaran Tuhan. Dan juga, saya berdoa agar para pemuda lainnya selalu percaya dan merasa bahwa Tuhan selalu ada bersama mereka.”

Cr : Terlampau
Via:dkpnews
Indtrans’:elalolipop@asianfansclub



nb ; seharusnya sih misa disitu adalah kebaktian atau ibadah. dan Pastur Cho Yonggi itu harusnya Pdt. David Yonggi Cho, bukan Pastur. karena KyuHyun adalah seorang Prostestan dan gereja Yoido Full Gospel itu adalah gereja Protestan.

Kristen berkembang di Korsel

Ada berbagai kata untuk menggambarkan kunjungan ke tempat yang diklaim memiliki jemaah gereja terbesar di dunia.













Gereja Yoido Full Gospel didirikan tahun 1958


Dalam kurun waktu 50 tahun lalu, Gereja Yoido Full Gospel berkembang dari pertemuan yang hanya dihadiri oleh lima orang di kediaman Pastor di Korea Selatan, kini memiliki anggota lebih dari 750.000 orang.

Artinya Gereja di Korea Selatan memiliki jumlah anggota lebih dari seluruh anggota sejumlah perkumpulan keagamaan di Eropa.

Di hari Minggu, lebih dari 200.000 pengikut hadir dalam tujuh pelayanan di bangunan yang lebih seperti stadion dibandingkan Gereja Kristen tradisional.

Mengunjungi Gereja seperti menghadiri pertandingan olahraga – tanpa pengamanan terhadap kerumuman.

Di dalam bangunan, suasana lebih mirip dengan ruang konser, lengkap dengan orchestra dan kelompok paduan suara dengan anggota yang cukup banyak, terlihat kecil dibandingkan dengan situasi di sekelilingnya.


Ajaran kemakmuran














Pelayanan Gereja direkam lewat kamera dan disiarkan secara Online

Himne Tradisional dan lagu kontemporer dinyanyikan, dengan lirik bahasa Korea, Inggris dan Jepang terpampang di layar elektronik.

Sekitar 10 kamera televisi diatur dari ruang kontrol, karena pelayanan tersebut disiarkan di sejumlah gereja lain dan dilakukan secara online.

Mengapa gereja ini sukses? Menurut Pastor Senior, Young-hoon Lee, gereja berkembang karena memberi nasihat yang baik mengenai bagaimana menjadi penganut kristen akan mendatangkan sesuatu yang positif, dampak yang nyata bagi kehidupan setiap pengikutnya.

"Yesus akan memberikan berkat spiritual, dan kemakmuran dan kesehatan fisik," kata dia.

Gagasan penganut kristen otomatis akan memberikan keuntungan material adalah semangat bagi sebagian, yang menjalankan ide "ajaran kemakmuran".

Saya menyadari dekat pintu masuk gereja terdapat 2 mesin serupa dengan ATM, yang memberikan kemudahan bagi para anggota untuk menyimpan uang mereka.

Pastor Lee mengatakan sepanjang penganut kristen memberikan sumbangan dengan murah hati, sebab tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak menjadi makmur dan menerima "berkat" mereka sendiri.



Klinik yang sesak














Buruh Migran tengah menunggu layanan di klinik milik organisasi Kristen

Saya bertanya apa yang dimaksud dengan para anggota gereja akan meningkatkan kesehatan fisik sebagai hasil dari keyakinan mereka?

"Banyak orang masih memiliki masalah, tetapi orang mengatasi masalah dengan agama," dia mengatakan kepada saya.

Ini adalah agama bagi ribuan orang yang hadir disini yang sangat percaya akan mengubah hidup mereka.

Dan Pastor Lee memiliki perkiraan yang dramatis mengenai dampak jangka panjang kristen di Korea Selatan.

"Gereja kami masih berkembang, jadi cepat atau lambat Kristen akan menjadi agama mayoritas di Korea. Seluruh umat Kristen berdoa untuk itu."

Beberapa mil dari gereja, saya menyaksikan pendekatan yang berbeda terhadap kehidupan Kristen dan pelayanan.

Di gedung yang dibangun di bagian selatan Seoul, ratusan buruh migran berdesakan untuk mendapatkan perawatan di klinik.

Bagi sebagian besar dari mereka, klinik - yang didirikan oleh organisasi kristen- merupakan satu-satunya tempat bagi mereka untuk mendapatkan pengobatan gratis.

Di lantai atas, sejumlah dari mereka menjalani perawatan didorong untuk menghadiri pelayanan ibadat- dilengkapi lagu dengan irama keras dan nasihat yang membangkitkan semangat.


Desa cinta

Para petugas di pusat kesehatan tersebut memiliki komitmen yang jelas untuk mengenalkan agama Kristen kepada orang yang dibantu mereka.

Lee Sun Hee, petugas senior di Desa Cinta Pusat , mengatakan kepada saya mayoritas pasien menerima prinsip-prinsip Kristen.

"Di klinik, kami menyebarkan agama. Saya tidak yakin apakah itu karena mereka kehilangan harapan-tetapi ketika kami bicara tentang Kristen, sekitar 95% menerimanya.

"Kami tidak menolak untuk memberikan perawatan karena agama mereka. Kami pikir Tuhan telah memberikan kesempatan kepada kami untuk memberikan pertolongan dan melayani orang."
Kondisi penganut Kristen yang seperti ini tidak lazim di Korea Selatan.

Contoh lain adalah jumlah besar misionaris Kristen yang dikirim ke negara lain - dengan jumlah perkiraan sekitar 20.000 orang.

Sejumlah laporan menduga hanya Amerika Serikat yang mengirimkan lebih banyak mengirimkan misionaris Kristen keluar negeri dibandingkan Korea Selatan.

Pada 2007, kelompok Kristen Korea diculik di Afghanistan- dan dua orang tewas dibunuh.
Tetapi cerita seperti ini kelihatannya tidak akan menghalangi penganut Kristen di Korea Selatan untuk mendaftar sebagai misionaris.

Saya bertemu dengan Kim Pong Sik, yang bersiap untuk meninggalkan Korea Selatan. Saya bertanya kepadanya tentang masalah keamanan dirinya.

"Saya sangat mengkhawatirkan tentang itu, sebenarnya. Dan setiap saya menghadapi persoalan dalam pikiran saya, Tuhan memberikan pesan kepada saya, dan saya harus berani."


Salib Neon














Buddha dan Konghucu merupakan agama tradisional di Korea

Dia juga mengatakan kepada saya itu merupakan hal yang "mendasar dan alami" bagi dia untuk mempersiapkan risiko dalam hidupnya sebagai misionaris Kristen.

Jadi apa alasan pesatnya perkembangan Kristen di Korea Selatan?

Myoung-kyu Park, Pakar Sosiologi dari Seoul National University, mengatakan Kristen lekat dengan kemakmuran barat dalam pikiran sebagian besar orang Korea.

"Tidak seperti Buddha dan Konghucu- memiliki pola pikir agama tradisional- Kristen bisa memberikan orang Korea motivasi yang positif," kata dia.

Terdapat sedikit keraguan bahwa Kristen mendatangkan dampak penting bagi masyarakat Korea Selatan- apakah salib neon berwarna merah yang menerangi langit Seoul setiap malam, atau kehadiran band gereja yang memainkan lagu Kristen di jalanan.

Korea Selatan berkembang menjadi modern, dan penganut Kristen kelihatannya menjadi bagian dalam proses tersebut.

Tetapi, ketika perubahan sosial terjadi, sebagian dengan yakin memperkirakan perkembangan Kristen di negara tersebut di masa mendatang.

http://en.wikipedia.org/wiki/Korea_Republic#Religion

As of 2005, just under half of the South Korean population expressed no religious preference. Of the rest, most are Buddhist or Christian according to the 2007 census, 29.2% of the population at that time was Christian (18.3% professed to being Protestants and 10.9% Catholics), and 22.8% were Buddhist. Other religions include Islam and various new religious movements such as Jeungism, Cheondoism and Wonbuddhism. The earliest religion practiced was Korean shamanism. Today, freedom of religion is guaranteed by the constitution, and there is no state religion.

Christianity is South Korea's largest religion, accounting for more than half of all South Korean religious adherents. There are approximately 13.7 million Christians in South Korea today, with almost two-thirds of Christians belonging to Protestant churches, while about 37% belong to the Catholic Church. Roman Catholicism has been the fastest growing denomination in South Korea since the late 1980s. South Korea is also the second-largest missionary-sending nation.

Buddhism was introduced to Korea in the year 372. According to the national census as of 2005, South Korea has over 10.7 million Buddhists. Today, about 90% of Korean Buddhists belong to Jogye Order. Most of the National Treasures of South Korea are Buddhist artifacts. Along with Neo-Confucianism, Buddhism was not being practiced during the periods from Three Kingdoms of Korea to Goryeo before suppression under the Joseon Dynasty.

Islam in South Korea has an estimated less than 30,000 native followers, in addition to some 100,000 resident foreign workers from Muslim countries, particularly Bangladesh and Pakistan.

South Korea religiosity
No religion 46.5%
Buddhism 22.8%
Protestantism 18.3%
Roman Catholic Church 10.9%

Other religions 0.7%
Won Buddhism 0.3%
Confucianism 0.2%
Cheondoism 0.1%
Islam 0.1%










 cr : Forumotion

 Pernah nonton 'Bread Love and Dream' ? drakor yang pernah di putar di Indosiar.. Look di episode terakhir atau 2 episode terakhir *Lupa-__-* waktu TakGoo berkelahi dengan ayah kandungnya MaJeon ( manager ayah kandungnya Tak Goo ) di kantor GeoSeung di tingkat yang paling atas yang terbuka,, nah waktu TakGu hampir jatuh itu salib Neon kelihatan jelas loh yang berwarna merah malah lama banget keliatan~
Yeeeeeee~ gue pernah liat salib Neon!! *ya elah,,*  XD

btw, saat ini Korea juga termasuk missionaris terbanyak di dunia juga loh :))) juga penganut Kristen terbanyak di Asia setelah Philipina, dan kristen menjadi agama yang paling banyak dianut oleh masyarakat Korea Selatan sepertinya Korea Selatan juga bakal menjadi negara mayoritas kristen AMIN. sekaligus yang gak bakal boleh dan gak akan mungkin untuk dilupakan adalah...... gereja-gereja dengan bangunan" besar banyak terdapat di Korea Selatan ada yang 10.000 jemaat bahkan sampai 4 juta jemaat, Gereja kristen Protestan terbesar di dunia adalah Yoido Full Gospel Church di Korea. readers,, negara mereka telah dipulihkan oleh Tuhan Yesus, orang Korea dikenal dengan orang yang suka BERDOA, bukan asal berdoa, tetapi, berdoa dengan tulus. bisakah kita seperti mereka??

God Bless~ :)

Fenomena di Korea

  • Di Korea, setiap hari, paling sedikit ada lima belas gereja baru.
  • Tahun 1955, di Korea, terdapat 1 juta orang Kristen dan 4,000 gereja
  • Tahun 1965, di Korea, terdapat 2 juta orang Kristen dan 8,000 gereja
  • Tahun 1975, di Korea, terdapat 4,3 juta orang Kristen dan 16,000 gereja
  • Tahun 1985, di Korea, terdapat 10 juta orang Kristen dan 32,000 gereja
  • Menurut sensus hari ini, terdapat 20 juta orang Kristen dan lebih dari 60,000 gereja. Jumlah penduduk Korea 40 juta orang. Dengan kata lain, separuh penduduk Korea Selatan adalah orang Kristen.
  • Scotland adalah tempat kelahiran denominasi Presbyterian. Sekarang ini gereja Presbyterian yang terbesar didunia ada di Korea.
  • Denominasi Methodist lahir di Negara Inggris. Sekarang ini gereja Methodist yang terbesar di dunia ada di Korea.
  • Amerika adalah tempat lahirnya denominasi Baptis. Sekarang ini gereja Baptist yang terbesar di dunia ada di Korea.
  • Asembly of God lahir di Negara Amerika. Sekarang ini gereja AOG yang terbesar di dunia ada di Korea.
Kenapa denomisasi-denominasi gereja yang terbesar ada di Korea?
Kuncinya adalah orang Kristen Korea suka berdoa
“Apabila umatKu, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (2Tawarikh 7: 14)
“Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya.” (Matius 7: 9- 11)
Di Korea, orang-orang Kristen bangun pukul 4.00 pagi, dan berkumpul untuk berdoa pada pukul 4.30 pagi. Tidak perduli itu musim panas, musim dingin atau musim hujan. Setiap jumaat malam, mereka mempunyai doa semalam suntuk. Mereka mempunyai mountain prayer meetings; mereka mempunyai retreat prayer meetings centre dimana-mana; mereka mempunyai 7-hari pertemuan doa; mereka mempunyai 30- hari pertemuan doa; mereka mempunyai 40- hari pertemuan doa; mereka mempunyai 100-hari pertemuan doa; mereka mempunyai banyak tema doa dari pada tema program.
Kita tidak tahu pasti kenapa orang Korea suka berdoa? Yang pasti, Tuhan melawat negeri ini melalui doa.
Suatu kali ketika perang Korea Utara dan Selatan bergejolak, pada mana Korea Selatan hampir jatuh ke tangan Komunis, Amerika bersama dengan 16 negara yang tergabung dalam United Nation datang membantu Korea Selatan.Pada suatu tempat dimana tentara Korea Utara di paksakan mundur oleh tentara sekutu, tempat itu disebut oleh seorang wartawan dari Amerika, ‘Heartbreak Ridge’ (gunung kesedihan), karena di tempat tersebut terdapat banyak tentara-tentara dari kedua belah pihak yang mati tertembak.
Dalam suatu kejadian, seorang wartawan menuliskan, dimana salah seorang tentara Amerika tertembak dan jatuh di suatu tempat. Tentara yang luka ini mengerang-ngerang kesakitan, tetapi tidak ada tentara yang lain berani menolongnya, karena situasi yang berbahaya. Ada seorang tentara muda, yang sebentar-sebentar melihat pada jam tangannya. Ketika jam menunjukkan angka sembilan, maka tentara muda ini keluar dari persembunyiannya, lalu belari menuju kepada tentara yang terluka parah tersebut. Ia berhasil menyelamatkan tentara yang luka berat tersebut. Ketika komandan pasukan bertanya, “kenapa tidak ada yang segera menolong?” Lalu jawab tentara muda ini, “Sebelum saya berangkat dari rumah, ibu saya berjanji, akan berdoa untuk saya setiap hari pada pukul 9.00 pagi.”
Dibawah ini beberapa tokoh kebangunan rohani yang mengandalkan doa:
  • Martin Luther, seorang professor theology dari University Wittenberg. Ia merasa tidak puas dengan kekristenan pada waktu itu. Suatu kali dalam musim dingin tahun 1512, ia mengasingkan dirinya ke sebuah tempat, black monestary, di Wittenberg. Ia berdoa dan mempelajari firman Tuhan. Akhirnya, lahirlah suatu reformasi baru, gerakan Protestant.
  • John Wesley, anak seorang pendeta Angelican dari Epworth, England. Ia merasa tidak puas atas perlakuan gereja –gereja England, pada waktu itu, terhadap orang-orang miskin. Melalui doa dan puasa, Tuhan melawat negeri England. Lahirlah suatu reformasi baru, gerakan Methodis.
  • Pada abad ke 19 di Amerika, Tuhan membangkitkan, Charles Finney, DL. Moody, R.A. Torrey. Melalui doa dan puasa, Roh Kudus melanda seluruh benua Amerika.
  • Evan Roberts telah bekerja di tambang batu bara selama 12 jam sehari mulai dari usia dua belas tahun. Ketika waktu istrirahat, ia memilih untuk berdoa dan membaca firman Tuhan. Selama 13 tahun Evan Roberts melakukan hal itu, sampai suatu hari, pada tahun 1904 Tuhan mendatangkan urapan kepada Evan, yang mana lahirlah kegerakan Wales. Dalam satu bulan 34,000 orang bertobat di Wales. Pengunjung gereja naik 90%, dan  lebih dari 90% dari penduduk Wales menjadi born again Kristen.
Pada waktu kegerakan Wales, di negeri itu ada tiga hamba Tuhan besar, G. Campbell Morgan, F.B. Meyer dan Gypsy Smith. Tetapi Tuhan memilih Evan Roberts.
  • Ketika Musa berdoa, Tuhan membuat lautan buas menjadi superhighway bagi orang-orang Israel.
  • Ketika Daud berdoa, Tuhan mendatangkan kemenangan atas Goliat
  • Ketika Elia berdoa, Tuhan mendatangkan kekeringan di Israel selama 3 setengah tahun.
  • Ketika nabi Elia berdoa, Tuhan mendatangkan api dari langit untuk membakar korban.
  • Ketika Daniel berdoa, Tuhan menutup mulut singa yang buas
  • Ketika jemaat Yerusalem berdoa, Tuhan melepaskan rasul Petrus dari penjara tanpa diketahui oleh penjaga penjara
  • Ketika rasul Paulus dan Silas berdoa, Tuhan mendatangkan gempa di penjara Filipi.
Generasi kita memerlukan orang-orang yang suka berdoa.
Alkitab mengatakan, berdoalah senantiasa, bukan kadang-kadang! Sehingga kebangunan rohani yang terjadi di Korea juga terjadi di negeri kita.
Amin, Tuhan Yesus memberkati

Cre : Fenomena di Korea by The Pastor

Minggu, 29 Januari 2012

Studi Banding ke Korea (GI Bambang SN) :: Pendetanya Siap Mati Sahid

Pengantar: Kelompok gereja Presbyterian Korea mengundang beberapa hamba Tuhan GKJMB untuk mengadakan Studi Banding di beberapa gereja di Korea. Pdt. Mel P. Wohangara, GI. Bambang SN, GI Riko Tan, dipandu oleh Pdt. Suh Sung Ming, sebagai utusan dari GKJMB, selama 2 minggu berada di Korea memenuhi undangan tersebut. Di bawah ini adalah sebagian laporan perjalanan mereka selama berada di Korea dan ditulis oleh GI Bambang SN atas permintaan BULETIN GKJMB.

Rombongan kami berangkat pada tanggal 3 Oktober 2000. Tiba di sana, selama seminggu kami tinggal di Buchon, sebuah kota satelit dengan ciri banyak flat atau apartemen sebagai tempat tinggal. Kami disambut dengan hangat oleh Pdt. Park Chang Ha, gembala sidang dari Chamdoen Presbyterian Church yang ada Buchon. Kebanyakan jemaat dari gereja Chamdoen yang berjumlah 2000 orang berdomisili di sekitar Buchon. Adapun kegiatan rutin mereka adalah : Setiap pagi ada Doa Pagi pukul 05.00 dihadiri kurang lebih 70 sampai 80 orang. Mereka duduk bersila di atas sebuah bantal yang agak lebar dan memakai ruangan di lantai dasar yang juga dipakai untuk Sekolah Minggu. Kehidupan doa mereka sangat terasa. Selain doa pagi, kegiatan rutin mereka lainnya adalah Perkunjungan, Persekutuan Rumah Tangga (PRT), Pemahaman Alkitab dan pelatihan-pelatihan bagi jemaat.
Pdt Park Chang Ha sebagai gembala sidang memiliki filosofi tentang pertumbuhan gereja, yaitu dengan konsep lebih baik membuat banyak gereja daripada satu gereja yang besar. Dia memberikan ilustrasi lebih baik sebagai membuat hutan daripada menanam satu pohon yang besar. Oleh sebab itu, hamba Tuhan yang masuk ke dalam gerejanya mengadakan perjanjian kontrak selama 3 tahun, dan sesudah itu harus keluar guna merintis gereja baru dengan dibekali uang sewa gedung gereja. Sekitar 60-70 anggota jemaat ikut bersama-sama merintis di tempat yang baru. Segala kebutuhan gereja baru tersebut masih ditunjang oleh pusat sampai mampu mandiri. Adapun perintisan gereja baru dari Chamdoen masih terkonsentrasi di sekitar kota Buchon. Umumnya setiap pendeta Korea memiliki filosofi: Siap berkhotbah, Siap Pindah Rumah, dan Siap Mati Sahid, sehingga mereka memiliki komitmen yang tinggi
Setiap khotbah dalam kebaktian doa pagi dan kebaktian umum dilayani oleh gembala sidang, sedangkan pendeta yang lainnya melayani persekutuan-persekutuan, komisi-komisi, PRT.
Mereka memperhatikan keseimbangan kesehatan rohani dan jasmani untuk menunjang pelayanan. Prinsip hidup orang Korea: makan banyak, kerja banyak, dan mereka juga memperhatikan kesehatan tubuh sehingga rata-rata fisik mereka cukup kuat. Kebanyakan dari mereka setelah selesai doa pagi, lalu berolahraga dan kemudian dilanjutkan untuk pelayanan. (Kunjungan/PRT, dari pagi hingga sore di beberapa rumah).
SEOUL
Setelah seminggu berada di Buchon, kami menuju Seoul dan menginap di asrama Departemen Misi Myung Sung Presbyterian Church (MSPC). MSPC dengan gembala sidangnya: Pdt. Kim Sam Hwan memiliki anggota sebanyak 50.000 orang jemaat. Kebaktian doa pagi diadakan pada pukul 04.00, 05.00, 06.00, 07.00 pagi, dihadiri oleh ribuan orang. Semangat berdoa mereka sangat besar. Kebaktian umum setiap minggu ada 5 kali. Baik kebaktian doa pukul 05.00 dan pukul 06.00 pagi serta seluruh kebaktian umum, yang berkhotbah adalah gembala sidang, Pdt. Kim Sam Hwan. Dan ini berlaku secara rutin. Dari minggu ke minggu, bulan ke bulan dan tahun ke tahun. Pdt. Kim bila telah menyampaikan Firman Tuhan dan jemaatnya belum melakukan Firman Tuhan sesuai isi khotbahnya, maka dalam khotbah berikutnya, ia akan mengulangi topik yang sama sampai seluruh jemaatnya melakukannya.
Sebelum kami kembali ke tanah air, kami diberi kesempatan mengunjungi beberapa tempat antara lain bandara Incheon sebuah bandara bertaraf serta berfasilitas internasional baru yang sedang dibangun di Korea Selatan. (Incheon Airport International), mengunjungi perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara. Kami juga mengunjungi beberapa gereja lain, badan-badan misi, dan kantor Sinode Presbyterian yang sangat besar dan divisinya cukup lengkap, mengunjungi museum orang-orang Kristen yang mati sahid dan museum sejarah dan kebudayaan bangsa Korea. Dan tak lupa mengunjungi beberapa tempat perbelanjaan untuk sekedar jalan-jalan serta cuci mata.
KESAN-KESAN
Selama dua minggu mengadakan studi banding memang tak cukup. Namun, dari hal-hal yang kami lihat dan dengar kami menilai bahwa pertumbuhan orang Kristen di Korea memang sangat menakjubkan. Yang mencolok ialah banyaknya gereja dan satu sama lain saling berdekatan. Pendeta senior yang bukan gembala sidang, tidak berkhotbah di kebaktian doa maupun kebaktian umum. Hal tersebut tidak menjadi masalah karena masing-masing pendeta sudah mempunyai pembagian tugas yang jelas. Biasanya mereka berkhotbah di persekutuan, komisi, PRT dan lain-lain.
Kerohanian jemaat cukup baik bahkan boleh dikatakan sangat baik, karena jemaat mempunyai hubungan pribadi dengan Tuhan yang akrab. Meditasi dan doa pagi mereka berjalan secara mantap.
Pertumbuhan jemaat di Korea dikarenakan mereka benar-benar melakukan Firman Tuhan dalaam kehidupan mereka sehari-hari. Firman Tuhan yang dikhotbahkan oleh gembala sidang diapresiasi sedemikian rupa, sehingga yang terpenting adalah Firman Tuhannya. Bukan baik atau tidak baik metode penyampaiannya. Dengan begitu mereka tidak membanding-bandingkan atau mengkritik khotbah dan pendeta, melainkan jemaat siap untuk melaksanakan Firman Tuhan tersebut. Hal ini juga terlihat ketika jemaat rela meninggalkan rumah atau pekerjaan untuk memulai perintisan gereja baru bersama Hamba Tuhannya. Memang melaksanakan Firman Tuhan adalah ciri murid Tuhan Yesus sejati (Matius 28:20), sehingga jemaat bukan hanya mendengar Firman tetapi juga melakukannya. Kegiatan rutin dalam kehidupan bergereja (ibadah dan pelayanan) kualitasnya sangat baik, mereka melaksanakan kegiatan rutin tsb dengan sebaik-baiknya, misalnya lagu pujian jemaat dan koor diambil dari lagu-lagu Hymne dengan kualitas menyanyi yang baik. Bahkan koor A mengisi kebaktian umum I selama satu tahun, Koor B di kebaktian umum II selama 1 tahun, dan seterusnya tanpa variasi yang berganti-ganti tim paduan suaranya.
REFLEKSI
Di Indonesia pengkhotbah berganti-ganti sehingga jemaat sudah terbiasa mendengar Firman Tuhan dan berbagai pengkhotbah. Jemaat juga biasa memilih pengkhotbah, serta mengkritik bila khotbahnya dinilai tak berbobot. Akibatnya mereka tidak melakukan Firman dan dengan demikian jemaat tidak akan bertumbuh. Sebab syarat pertumbuhan yang sejati adalah melakukan Firman Tuhan. Perhatian jemaat sering terkonsentrasi pada kegiatan-kegiatan besar seperti KKR, seminar, ceramah, retreat, dll. Sehingga kegiatan rutin sehari-hari tidak mendapatkan porsi perhatian yang cukup. Padahal yang membuat kerohanian jemaat bertumbuh dan berbuah lebat adalah makanan sehari-hari yang bergisi. Bukan makanan seperti di saat pesta yang setahun sekali.

Translate